 |
Kabupaten Karangasem |
 |
Kabupaten yang terletak paling ujung di Pulau Bali ini terletak diantara 115 0 23’ 28” BT - 1150 42’ 40” BT dan 80 10’ 00” LS - 80 33’ 00” LS, dimana sebagian besar wilayahnya dibatasi antara lain sebelah utara Laut Jawa, sebelah Timur berbatasan dengan Selat Lombok, sebelah Selatan dibatasi oleh Selat Badung, hanya di bagian barat yang dibatasi oleh daratan Kabupaten Klungkung, Bangli dan Buleleng.
Kabupaten Karangasem mempunyai luas wilayah 839,54 Km2 atau 83.954 Ha, dengan jumlah penduduk 360.827 jiwa yang terdiri dari penduduk perkotaan adalah 27.495 jiwa dan penduduk perdesaan adalah 333.332 jiwa.
Keadaan topografi yang beraneka ragam, mulai dari dataran rendah / pantai dengan ketinggian sampai 100 meter di atas muka laut, sampai dengan daerah perbukitan dan sampai dengan pegunungan. Terdapat dua daerah pegunungan di Kabupaten Karangasem yaitu Gunung Agung dan Gunung Seraya.
Sungai-sungai yang mengalir di Kabupaten Karangasem pada umumnya sebagian besar mengalir sepanjang tahun dan selalu membawa sedimen hasil rombakan dari produk gunung api Gunung Agung seperti pasir, kerikil, kerakal.
Curah hujan rata-rata untuk Kabupaten Karangasem adalah 1.945 mm/th.
Geologi daerah tersebut sebagian besar didominasi oleh batuan hasil erupsi Gunung Agung yang penyebarannya antara lain di Besakih, Lebih, Telungbuana hingga sampai Desa pesisir utara seperti daerah Tianyar, Batu Ringgit, Kubu, hingga Tulamben, disamping itu batuan muntahan dari gunung tersebut juga menutupi Amlapura, Ujung, serta Jasri. Sedangkan endapan termuda seperti endapan aluvium terdapat di desa Amed, Bunutan dan Candi Dasa.
Batuan lainnya adalah Tufa dan Endapan Buyan-Bratan dan Batur yang terbentuk sebelum terjadinya letusan Gunung Agung masih ditemukan pada beberapa tempat di Kabupaten Karangasem berselang-seling dengan formasi lain seperti Formasi Ulakan yang merupakan batuan tertua di permukaan lahan Kabupaten Karangasem. Formasi Ulakan yang terdapat di Kabupaten Karangasem berumur Tersier / Miosen Bawah, sedangkan Batuan volkanik Gunung Seraya berumur Kwarter Bawah.
Pemakaian air bawah tanah terbanyak di daerah Candi Dasa, Kubu dan Tulamben, dimana wilayah tersebut merupakan daerah wisata yang terletak dekat dengan pantai, sehingga kualitas airnya pun kurang baik (payau), dengan kedalaman muka air tanahnya mencapai < - 3 meter, ada beberapa mata air yang dimanfaatkan sebagai air minum, salah satu mata air tersebut adalah mata air Ababi.
Kabupaten Karangasem sangat kaya dengan bahan material, sehingga kegiatan penambangan di daerah ini cukup banyak yaitu : di Desa Pempatan Kecamatan Rendang dengan bahan material berupa pasir, di Tukad Yeh Sah Desa Rendang Kecamatan Rendang, Dusun Simpar Desa Muncan Kecamatan Rendang, Dusun Pakel Desa Bebandem Kecamatan Bebandem, Dusun Butus Desa Budakeling Kecamatan Bebandem, Tukad Gerombong Desa Kubu Kecamatan Kubu, Tukad Nusu Desa Nusu Kecamatan Kubu, Tukad Daya Desa Kubu Kecamatan Kubu, Tukad Dalem Desa Tianyar Kecamatan Kubu dan Tukad Batuniti Desa Muntig Kecamatan Kubu dengan bahan material berupa: batukali, pasir, sirtu, koral dan gravel. |
|
 |
 |
 |
|
|